Apakah Mengambil Resiko Dalam Berbisnis Itu Suatu Keharusan?


bisnis-internetDalam berbisnis atau hendak berbisnis, pasti kita akan dihadapkan dengan suatu pilihan. Tentunya masing-masing pilihan pasti ada resikonya. Pernahkah kamu mendengar tentang pedoman untuk selalu berhemat? Jika ingin membeli sesuatu, maka menabunglah dan belilah jika uang tabunganmu sudah mencukupi.Saya sendiri sejak kecil selalu diajarkan untuk berhemat. Namun setelah saya membaca berbagai buku pengembangan diri, banyak hal bertentangan yang saya dapatkan termasuk soal penghematan. Ya, di buku-buku yang saya baca, selalu dianjurkan untuk memacu otak agar berpikir keras untuk mendapatkan sesuatu yang kita impikan, bukan malah berhemat.
Contohnya bila saya ingin mempunyai BlackBerry, maka saya bukannya menghemat, saya harus semakin termotivasi untuk mendapatkan uang lebih banyak bagaiamanapun caranya. Tentu saja harus cara yang halal!
Nah dalam buku Young on Top yang ditulis oleh Billy Boen juga jelas mengatakan hal yang serupa. Sampai hari ini saya baca, Billy Boen memberikan sebuah ilustrasi yang menarik dan mudah dipahami. Berikut ilustrasinya:
Bayangkan jika kamu melihat suatu barang yang kamu inginkan di sebuah toko depan rumahmu. Jika kamu ingin memilikinya, kamu harus mengambil resiko dengan menyeberang, melewati mobil yang berlalu-lalang, sehingga mencapai tujuan dan mengambil barang yang kamu inginkan.
Sebaliknya, jika kamu tidak berani mengambil resiko, pastilah kamu akan duduk di dalam rumah sambil terus memandangi barang tersebut. Apa yang kamu dapat? Nol!
Apa hubungannya ilustrasi di atas dengan penghematan?
Dalam berbisnis apapun, kita pasti akan dihadapkan pada suatu pilihan yang mengandung resiko. Jika kamu benar-benar menginginkan mencapai impianmu, maka kamu harus berani mengambil resiko. Namun, resiko itu adalah resiko yang sudah diperhitungkan (calculated risk), bukan asal mengambil resiko.
Penghematan juga bisa berarti kita memilih untuk berada di posisi aman dan menunggu.
Jika kamu sudah memperhitungkan resiko mobil yang berlalu-lalang, kemungkinan kamu tertabrak akan jauh lebih kecil. Nah penghematan berkaitan dengan berani ambil resiko. Saat berinvestasi misalnya, terkadang kita sulit untuk mengeluarkan modal lebih banyak karena ingin melakukan penghematan. Jika kamu ingin meraih mimpimu, perhitungkan resikomu, jangan lakukan penghematan dan beranilah mengambil resiko tersebut!
Jika saya tidak berani mengambil resiko, situs ini tidak akan berkembang, dari 100 pengunjung perhari hingga lebih dari 5000 orang perhari. Jadi, Apakah Mengambil Resiko Dalam Berbisnis Itu Suatu Keharusan?

Penulis : delimtt Web ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Apakah Mengambil Resiko Dalam Berbisnis Itu Suatu Keharusan? ini dipublish oleh delimtt Web pada hari Jumat, 11 Februari 2011. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Apakah Mengambil Resiko Dalam Berbisnis Itu Suatu Keharusan?
 

0 komentar:

Posting Komentar